FAS Dukung Polwan Bisa Berjilbab

Calon wakil wali kota Parepare nomor urut 5, Andi Faisal Sapada (FAS) merespons larangan berjilbab yang diberlakukan oleh Polisi Republik Indonesia (Polri). Menurut dia, berjilbab bagi perempuan muslim Indonesia, baik yang bekerja sebagai polisi atau apapun, adalah hak azasi.

“Saya sangat menyayangkan adanya larangan itu. Makanya, saya pribadi mendukung gerakan yang meminta aturan tersebut segera dicabut. Apalagi, aturan itu hanya dibuat di level lembaga kepolisian,” tegas Faisal Sapada.

FAS juga mengatakan bahwa larangan tersebut jelas-jelas betentangan dengan aturan lain di negeri yang lebih tinggi.

“Undang-undang memberikan kebebasan umat beragama menjalankan keyakinannya. Persoalan jilbab ini bukan sekadar persoalan pakaian saja, tapi ada urusan keyakinan dan agama di dalamnya,” tegas FAS dalam rilisnya.

FAS lebih lanjut menjelaskan, jika Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengubah keputusan tersebut dalam masa tugasnya, bisa menjadi catatan sejarah sebagai Kapolri yang sangat pro demokrasi dan anti-diskriminasi.??

“Jelang bulan suci Ramadan ini, kami juga mengajak agar seluruh umat bisa lebih menjaga kerukunan beragama . Segala bentuk upaya menjalankan amanat undang-undang untuk menjamin kebebasan beragama, harus terus digalakkan,” tegas Faisal Sapada.

“Di Malaysia juga berjilbab tidak menghilangkan ketegasannya,” pungkas Songko Cella’e.

Sumber: ajatapparengnews.com

http://bit.ly/18268gU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s